aku
Rabu, 11 Oktober 2017
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 10/11/2017 01:54:00 PG 0 Tindak Balas
Jenis Sampah: Dia
kita
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 10/11/2017 12:54:00 PG 0 Tindak Balas
Jenis Sampah: Dia
epika
Jumaat, 16 Jun 2017
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 6/16/2017 01:30:00 PG 0 Tindak Balas
Jenis Sampah: Dia
sebuah lenyap
Khamis, 16 Jun 2016
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 6/16/2016 04:32:00 PG 0 Tindak Balas
"sesuatu yang paling kita mahu, itulah yang kita takkan dapat"
Ahad, 28 Disember 2014
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 12/28/2014 06:00:00 PG 0 Tindak Balas
amnesia
Isnin, 17 November 2014
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 11/17/2014 12:48:00 PG 0 Tindak Balas
Cerita kita
Sabtu, 28 September 2013
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 9/28/2013 06:06:00 PTG 0 Tindak Balas
Sia
Rabu, 14 November 2012
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 11/14/2012 12:08:00 PG 0 Tindak Balas
Jenis Sampah: Aku, Dia, Kamu, Masyarakat
Esok Yang tiba
Isnin, 10 Oktober 2011
ada nadi-nadi rindu
yang bernafas lesu
membawa roh-roh ingatan
berawakan
bersama cebis memori
dari serpihan kehidupan
kita berdiri di pusara waktu
melihat bayang-bayang sejarah
jasadnya yang termakam kaku
diam berkubur
mimpi-mimpi yang berterbangan dari genggaman
melintas di hujung mata
mencatat makna syahdu
tanpa ada terjemahannya
hujung mimpi kita
setelah bangkitnya mentari pagi
memandang realiti yang mengusir bintang malam
khayalan indah kita
dan di awan yang berwarna emas
tempat kita lukiskan segala angan
kini hanya kanvas kosong
menjadi kepunyaan esok
bukan lagi milik semalam
samar-samar berarak
menghilang ke dalam silam
lalu membentuk satu lagi replika
di dalam koleksi
monomen kenangan mati
(10/10/11 10:14 pm)

nota : gambar bukan milik penulis
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 10/10/2011 10:14:00 PTG 0 Tindak Balas
Nisan
Rabu, 18 Mei 2011
sambil memejam rindu
yang hilang....
....dipadam dingin
suara yang meronta-ronta....
merayu-rayu
....menutup telinga
membiar
dalam kesia-siaan
jalan kanan dan kiri
yang bertulis mati
menengadah ke atas
merunduk ke bawah
cerita yang sama
kelam
mengerlip mata
....sejuta diam....
menghitung benar
dan yang tercengkam
rasa di luar rasa
tiada tafsiran
mahu ke mana...?
mengamati terowong
mencari hujung
....namun hanya gelap
yang tak berpenghujung....
menoleh ke belakang
mencari pangkal
....namun hanya gelap
yang tak berpangkal
gugur tangis
tanpa tangisan....
gugur rintih....
tanpa rintihan
memerhati hidup yang lalu
berselisih bahu
....pergi bersama angin....
remajaku yang memudar....
naifku yang memijar....
hanya sia
genggam yang kabur
lerai yang kabur
lalu cuma membatu
menjadi nisan cinta
di pusara kenangan
(18/05/11 10:18 pm)
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 5/18/2011 10:18:00 PTG 0 Tindak Balas
Bicara Bisu
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 5/18/2011 09:25:00 PTG 0 Tindak Balas
Jenis Sampah: Dia
~Dia
Selasa, 17 Mei 2011
pantas aku berlari
mengejarimu
agar dapat ku gapai
sebelum kau lesap
dibawa senja yang tiba
satu persatu saat menghilang
sepanjang hari ini
tidak terasa padaku
semata-mata rindu semalam....
tika itu
kau terbit bersama fajar
menarik indera alam
terheretlah aku bersama
biar rebah dalam berlari
akan tetap ku teruskan
nantilah aku di sana
pasti di sana
hidupku siang di sepanjang hidup ini
mungkin jua
ia kan malam selamanya
(1996)
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 5/17/2011 08:52:00 PTG 0 Tindak Balas
Jenis Sampah: Dia, Kitar Semula
Tidur
Khamis, 12 Mei 2011
debur laut yang sayup-sayup
....hanya membatu
dari kejauhan ini....
tanpa kata-kata
tanpa ungkapan
melirik langit hitam
menarik nafas berat....
....aku dan sebuah pengertian....
lalu alam dingin lagi
sepi....
sekadar bisu
memeluk udara malam
pilu yang menusuk halus....
....bila aku masih tahu
ombak itu....
masih lagi terus beralun
sepikan sahaja
biar terus sepi
huraian yang pasti patah
menawan kenyataan
maka tidurlah cintaku
tidur lena....
di dasar hati yang paling dalam
yang aku kunci
dengan kebekuan....
(12/05/11 11:52 pm)
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 5/12/2011 11:00:00 PTG 1 Tindak Balas
Jenis Sampah: Dia
Etc etc etc
Sabtu, 22 Januari 2011
mengirai udara
tertinggal hanya sia
bertunjang angin gila
mimpi yang menyapa khayal
....sekadar aku diam
membisu membunuh alam
dengan kamus koyak
tasbih yang bertaburan
dan lantai berjongkang-jongkit
derap bergolak
(22/01/11 1:32 pm)
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 1/22/2011 01:32:00 PTG 0 Tindak Balas
,
Isnin, 17 Januari 2011
tiada namamu
maka aku terkedu
mengubur malam
aku menunggu....
dengan setiap kenangan hidup
dengan setiap alunan laut
menyeru namamu
memejam mata....
mendamba damai....
andai malam ini
dirimu di mana
aku menyusur bayu
menjejak langkahmu
....derap kenangan
menurut kebenaran
dalam penantian....
menunggu dan menunggu
dan pedihnya saat itu
bila ombak tidak beralun....
dan laut inipun terkubur....
(01/09/2001)
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 1/17/2011 11:12:00 PTG 0 Tindak Balas
Jenis Sampah: Dia
fakta
Adalah kerja yang sia-sia
(17/01/11 8:46pm)
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 1/17/2011 08:46:00 PTG 0 Tindak Balas
Soalan
Ahad, 16 Januari 2011
demi sedetik bahagia
bersamamu...?
........................
....lantaran aku masih di sini
sehingga saat ini....
mungkin ianya memadai
atau sebenarnya
mungkin aku hanyalah seorang pencinta
yang bodoh
(16/01/11 3:06 am)
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 1/16/2011 03:06:00 PG 0 Tindak Balas
pulang
Ahad, 19 Disember 2010
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 12/19/2010 02:04:00 PTG 1 Tindak Balas
Jenis Sampah: Dia
Seribu Tahun
Sabtu, 18 Disember 2010
seribu tahun....
....yang tak pernah mati....
di saat sunyi
yang memanggil rindu
aku hitung memori
di langit malam
menggenggam ingatan....
....di dasar hati
seluhur....
bila bayu berbisik
di hujung sana
hanya suara
yang aku mengerti
dan sekadar ini
....sederhana
untuk seribu tahun itu
yang abadi....
(18/12/10 2:42 am)
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 12/18/2010 02:42:00 PG 0 Tindak Balas
Jenis Sampah: Dia
akad (dalam pengembaraan masa)
Rabu, 8 Disember 2010
wajah cintaku
dan mengalir di seluruh tubuh ini
membawa denyut rindu
ku dakapi nafasmu
bersatu dalam jantungku
berdegup di sepanjang hidup
tulus
dan beralun teguh (02/09/01 10:22 pm)
hati ini cintamu
lakaran jiwa
aku genggami kejap
meresap ke dalam diri
bersebati di nadi
....mengukir hidup....
pada laluan ini
aku dirikan naluri
berpegang pada janji yang satu
di atas segala isi dunia
dan selaut air mata
mematri namamu
hingga aku lesu
longlai pada garis masa
dan aku terus menggenggam
selagi nyawa masih mencengkam (08/12/10 1:34 am)
di pusara
aku abadi
membawa segala-galanya
selama-lamanya
demi untukmu
keranamu
dan darah ini
seluruh kenanganmu
akan aku hidupkan
sehingga mati! (14/05/2005)
Dibuang ke sini oleh pembuang sampah pada 12/08/2010 01:34:00 PG 0 Tindak Balas
Jenis Sampah: Dia, Kitar Semula
Jenis Sampah
- Aku (137)
- Dia (57)
- Fantasi (21)
- Kamu (45)
- Kitar Semula (45)
- Langit (14)
- Masyarakat (17)
- Mereka (13)






