Memaparkan catatan dengan label Kamu. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Kamu. Papar semua catatan

Kata-katamu

Selasa, 10 Oktober 2017

kata-katamu elektrik
mengalirkan arus
membawa getar
dan pada dinginnya malam
aku hangat....

(10/10/17 11:32pm)



ketika kamu tersedar dari tidur yang jaga dan malam rasa hambar.

Sabtu, 27 Ogos 2016

bisakah kamu hidup tanpa keghairahan
tanpa api membakar nalurimu menggila
tanpa getar yang buat langitmu bergegar
tanpa gelora yang buat rohmu meronta
tanpa kemerahan yang panas
menjadikan duniamu khayal
memabukkan hati dengan sejuta kemahuan tak terkawal
hangat membara
marak menyala
menceroboh kewarasan
merasuk minda
menjadikan dirimu yang wajar
persis penagih tegar....

(27/08/2016 9.00pm)

aduk

mindaku sedang hujan
dengan rintik ingatan
.
.
.
.
dan seperti kaca beruap kabut
pandangan hilang
....sesudah gerimis usai

(27/08/2016 12:48 am)


sebuah lenyap

Khamis, 16 Jun 2016

dalam ketiadaan
hanya kosong yang mendakap
....di hujung-hujung malam
sarat dingin
....sepi
duduk dalam kehilangan
menghitung memori
serpihan yang terbang ke keghaiban
lesap di udara
dan lenyap
hanya lenyap
.
.
.
(16/06/16 4:30 am)
nota : gambar bukan milik penulis

kenangan

Ahad, 28 Disember 2014

ingatan yang memanggil
persis gelombang besar yang menyerang
memukul ganas
lalu hanyut 
terkapar
dan di situ aku lemas
tanpa mula dan hujung

(28/12/14 2:30 am)

buatmu

Jumaat, 24 Oktober 2014

aku terkaku, sebenarnya
mencari kata-kata untuk dicoret
di sini
kala aku sedang memujuk nasib
agar membawa kita bertembung

sungguh....
dari arah mana, ya?
di antara dinding masa yang menebal
laluan takdir yang bersimpang
arus hidup yang bersilang dan pecah
sedangkan yang ada
hanya naluri
....meredah kabus

lalu bagaimana untuk aku bermula
mencarimu dalam rawak maya
ruang luas yang tiada bertepi
yang jelas hanya kesamaran
penuh kelabu
dan yang tergenggam hanyalah
sebuah ketiadaan
dan aku buntu
 tiada jejak
tiada panduan
hanya aku dan mahu
berharap dunia memberikan aku petunjuk
memimpin aku
ke arah keberadaanmu

kiranya di luar dunia kecil itu
tidak kita saling mengenali....
....rupamu yang tiada wajah
di sebalik namamu yang gelap
dan sentuhan kita
sebuah halimunan
....menjadikan aku hanya sebutir zarah
di udara lepas

lalu ke sekian kalinya
aku tanyakan pada  alam
di mana kamu?
di mana keberadaanmu?
di mana jasadmu?
di mana rohmu?
moga-moga dari detik itu
sayap hitammu gugur membentuk tubuh
dan kau menjadi hidup
secerah matahari siang
bersama dia yang menjelmakanmu
menjadi manusia  
 ....itu doaku
walau di mana kau berada....
.
.
.
.
.
.
.
.
....di dunia fana ini
atau di seberang sana
di sisi pencipta....

(24/10/14 10:16pm)
 

bising

Khamis, 17 Oktober 2013

bila fiksyenmu menceritakan hakikatku
kita sama-sama berteriak bisu
nyaring!

(17/10/13 8:12 pm)

      

Cerita kita

Sabtu, 28 September 2013

di satu sudut dalam hidup
kita pernah bertemu
lalu kita bercerita tentang janji-janji
tentang harapan
tentang esok
yang tiada pasti

di satu sudut dalam hidup
takdir mengatasi segala-galanya
lalu kita kecundang
bersama janji
bersama harapan
hilang dalam semalam
menjadi cerita silam

(28/09/13 6:06 pm)
            

Sia

Rabu, 14 November 2012

seperti,
mencari ada
pada tiada

(14/11/12 12:08 am)
  

Yang Jelas

Selasa, 13 November 2012


aku hilang kata
bila makna sudah terungkap
sekadar merenung sisa-sisa
pada kenangan yang memudar
berterbangan di udara
seperti kepingan-kepingan hati
yang kian kekeringan

(13/11/12 7:06pm) 

       

Orang Asing

Isnin, 16 Julai 2012

aku bercereka dalam minda
dalam kebisuan
menyusun kisah-kisah kita
waktu-waktu kita
ketika khayal bertembung nyata
hakikat bertembung dongeng
satu garis halus
yang kita simpul jadi satu
membuka sempadan
 
ada di langit
ingatan tak berwajah
sayup-sayup suara
yang tak pernah menjengah
lalu aku pejamkan jiwa
melihat dari hati
susuk roh ghaib
yang akrab dalam keasingan
 
tak lukuh
bagai bintang hitam di langit kelam
hanya terlindung dari pandangan
tidak hilang
dan ini aku
dalam tulus yang tiada tarikh luput
 
mungkin takkan terhurai
sebuah pengertian yang tidak datang bersama tafsiran
dongak ke angkasa
dan di sana berlegar rasa
aku lontar dari waktu
kepada waktu
untuk menjadi sekadar waktu
mematri sejarah
 
tentang pertemuan para pengembara
di satu simpang hidup
betapa ajaibnya takdir
menjadikan walau beberapa detik
sebuah ketentuan

dan di sini aku mengimbau 
bersama sejuta diam
nama yang tidak perlu bernama
cukup asal aku kenal
dan kamu tahu
kamu siapa
 
(16/07/12 10:48pm)
 
 

3005

Rabu, 30 Mei 2012

sekadar mencuri waktu
untuk aku keramatkan tarikh
dan di antara sejuta cerita
kita, di antaranya....
 
(30/05/12 11:58pm)
 
 
 
                 


Lihat aku

Rabu, 9 November 2011

lihat aku
seperti aku lihat kamu










di sini


(09/11/11 2:40 pm)

Kamu,

Selasa, 1 November 2011


andai aku mengundang, mampukah kamu datang?

bersiar-siar di minda aku

mengkhayali khayalan aku

berfantasi fantasi aku

...,datanglah!

aku menunggu

*senyum*

(01/11/11 12:04 am)

nota : gambar bukan milik penulis

wajaran tereka

Selasa, 25 Oktober 2011

biarkan malam menjadi saksi
akan kematian ini
dia yang bernama nyawa
di kalang maya
menjadi sekujur jenazah
di liang hakikat

dan bertaburan
untaian-untaian mutiara
dari laut lava
tertempa pada batil
yang menyongsangkan hak
cerita khayalan dalam tabir kenyataan
seperti kilat emas
yang membelah awan hitam

lalu aku jahitkan kata-kata ini
mencipta lembaran kelabu
pada dua detik antara malam
gelapku
bukan wajaran tafsirmu

(25/10/11 11:02 pm)

Esok Yang tiba

Isnin, 10 Oktober 2011

di antara garis-garis langit yang menulis sepi
ada nadi-nadi rin
du
yang bernafas lesu
membawa roh-roh ingatan
berawakan
bersama cebis memori
dari serpih
an kehidupan

kita berdiri di pusara waktu
melihat bayang-bayang sejarah
jasadnya yang termakam kaku
diam berkubur
mimpi-mimpi yang be
rterbangan dari genggaman
melintas di hujung mata
mencatat makna syahdu
tanpa ada terje
mahannya

hujung mimpi kita
setelah bangkitnya mentari pagi
memandang realiti yang mengusir bintang malam
khayalan indah kita
dan di awan yang berwarna emas
tempat kita lukiskan segala angan
kini hanya kanvas kosong
menjadi kepunyaan esok
bukan lagi milik semalam

samar-samar berarak
menghilang ke dalam silam
lalu membentuk satu lagi
replika
di dalam koleksi
monomen kenangan mati

(10/10/11 10:14 pm)


nota : gambar bukan milik penulis

Assalamualaikum

Selasa, 6 September 2011

kamu siapa....?
makhluk asing berhati batu
yang menelan mati kekasih manisku

(06/09/11 7:58 pm)

Pilihan

Khamis, 25 Ogos 2011

antara sejuta pelangi
dan kosong tak bererti
kita semarakkan musnah
punah dan ranah
dan sayangnya
ia bakal tak memberi makna
satu apa

(25/08/11 7:06 am)

Bahagia Memerlukan Berani

kita ini
berputar dalam kitaran
turutan-turutan kekecewaan
mengekori hidup
bersambung-sambung
berikut-ikut
lantas ia membina tembok
memagari hati
dan kita bersembunyi
memeluk kehampaan
menjadi perisai diri

kita ini
insan-insan luka
dicederakan ketentuan
ranah dan punah
berulang-ulang
berpusar-pusar
tak pernah berhenti

mana jalan keluar?
mengintai kejauhan
bayangan bahagia yang menggoda
penuh jerangkap samar
....melambai di balik tembok

kita ini
terperangkap di dalam luka
kesudahan yang paling mesra
siri demi siri
hingga ia jadi sebati
dan kita menjadi lupa
jalan keluar dari sini

aku ini
di tembok yang satu lagi
di dalam kitaranku sendiri

kamu di sana
di tembok yang satu lagi
di dalam kitaranmu sendiri

mari kita akhiri!

kita ini....
terlalu lama tak lihat gembira
hingga ia jadi asing
tak betah lagi
lalu kamu pilih untuk kembali
ke dalam tembok sunyi
dan aku di sini
berputar lagi

ulang dan ulang dan ulang dan ulang dan ulang dan ulang dan ulang dan ulang........................

(25/08/11 7:02 am)


Melepaskan

aku biarkan alam hening
membenam kata-kata
merenung langit hitam
bulan yang sembunyi malu
dan membuka jemari....
bintang kegemaranku....

....sugul dan layu
tak lagi bersinar
seperti hari itu








pulanglah bintang
pulang ke awan
tempatmu di sana....
di langit yang indah
bukan di sini
di dalam genggaman ini........

(25/08/11/ 12:22 am)

nota : gambar bukan milik penulis

Jenis Sampah